Ini Sajak Entah

aku ingin berpuisi tentang
langit yang pekat kosong
awan-awan mendung berkabung
tak ada cahaya-cahaya terang

ah, tak ada kau lagi
tak ada kisah-kisahmu lagi
tak ada senyum-kerlingmu lagi
tak ada kita lagi

riuh-rendah ramai
puisi-puisi dalam dada mati
tenggelam dalam palung hati
terbakar oleh sepi yang api

rinduku kini sendu
terombang-ambing tak syahdu
mengingatkan pada desau-desau angin lalu
yang terus saja berlalu

-Jakarta Selatan, 13 Desember 2014-

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s