Buku ( Kumpulan Bualan Kata )

1. Kabar Gembira

Tuhan, ada kabar gembira!
ternyata, hatiku masih hidup!

(SPS, 31 Oktober 2014)


2. Luruh

luruh
tumpah duka itu
digoyah gemuruh
angin tak bersisa
hati patah itu
tak lagi terasa
jauh
jauh sudah
bayangmu bertauh

(SPS, 01 November 2014)


3. Perahu Layar

layar perahu berlayar
buih ombak berbuih
sepoi angin sepoi
bahagia aku bahagia
perahuku akhirnya berlabuh
di pelabuhan bernama kamu

(SPS, 01 November 2014)


4. Malam

malam terang muram
lampu-lampu kota
bersinar temaram
malam begitu gigil
juga kelam
malam itu, kau menyeduh
rindu, dua
mari kita tumpahkan
berdua…

(SPS, 01 November 2014)


5. Kopi Susu

dag-dig-dug
jantung itu berdegup
lebih cepat
tiga kali lipat
menghentak!
kusesap lagi manis pahit itu
sekali, dua kali
debar itu semakin membuncah
pelan…pelan
secangkir manis-pahit itu
membunuhku

(SPS, 04 November 2014)


6. Tepuk Tangan!

rinduku sorak-sorai
ramai sendiri
bagaikan celoteh bocah kecil di sore hari
walau tanpa kawan
rinduku,
sedang bertepuk tangan
sendirian

(SPS, 08 November 2014)


7. Aku, atau Kau?

bunga-bunga bernama masa lalu
tlah mati ditelan hari
musnah dimakan sejarah
layu disirami kenangan yang kian samar
lalu,
siapa yang berani gagas sejarah baru?
sejarah yang kan nanti tertulis abadi
aku, atau kau?

(SPS, 09 November 2014)


8. Punggung

kupandangi punggungmu dari jauh
kumenahan gejolak ingin merengkuh
sebab aku tahu, cinta yang kini jatuh
belum sepenuhnya utuh
atau mungkin, entah

(SPS, 02 Desember 2014)


9. Perjalanan

tak ada lagi yang bisa kupuisikan
sesak ini biarlah sendirian
lupakanlah aku kemudian
tak ada yang harus kau ingat, kecuali perjalanan

(SPS, 02 Desember 2014)


10. HATI

kadang, aku tak mengerti
bagaimana cara kerja hati
mengapa terlalu cepat berganti isi
atau cepat sekali mati
entah, mana yang lebih baik,
atau yang lebih sedih
yang cepat berganti isi
atau yang sudah mati (?)

(SPS, 03 Desember 2014)


Catatan tangan (bukan catatan kaki) : kumpulan puisi di atas adalah kumpulan puisi yang pernah saya catat di sebuah buku kosong (iya, buku kosong. kalo ada isinya susah kan nulisnya di mana.) di mana buku catatan itu sebenarnya kebanyakan isinya curhat, sih (ya blog lo juga isinya curhat semua!) …
oke skip!
bagi saya, menulis catatan itu berarti menulis sebuah perjalanan. dari tanggal-ke-tanggal. dari waktu-ke-waktu. dari hati-ke-hati. dan perjalanan saya dimulai ketika saya mencatat. terkadang, waktu bisa meniadakan sesuatu, seperti memori, misalnya. itu dia alasannya, mengapa saya harus mencatat, mengapa saya harus menulis.

sebab, saya tidak ingin waktu meniadakan memori.
saya tidak ingin waktu meniadakan….

kita.

aaaaaaaaaaaaaaaaaakkkkkkkkkkkkkkkkkkk *lari-lari keliling komplek*
*baper sendiri* *abaikan*

Iklan

3 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s