Kompas Dalam Tubuh Manusia

“Tahu kah kau, bahwa tubuh kita memiliki kompas?”
tanyaku padamu di suatu malam yang sedikit bintang.
Kulihat kepalamu menggeleng. Wajahmu mengernyit bingung.
“Di mana bisa kutemukan kompas dalam tubuhku?”

Kau bertanya heran, mencari-cari kompas itu dalam tubuhmu
bertelanjang badan, mencari satu-satu, melepas satu-per-satu organ dalam
mempreteli paru-paru, ginjal, jantung, limpa, usus, lambung…
Aku diam, menyaksikanmu. Tersenyum, diam-diam menikmati ketelanjangan itu bisa kulihat utuh.

“Mengapa kau tertawa? Kau sudah membuatku penasaran setengah mati
sekarang, katakan di mana kompas itu berada!”
ujarmu menggertak. Aku masih tersenyum memungut satu-satu apa yang tlah kau lepas demi rasa penasaranmu.
Kuletakkan lagi paru-paru, ginjal, jantung, usus, lambung pada tubuhmu kecuali hati.

“Ini, kompas yang kumaksudkan.” ujarku sambil menyerahkan hati itu ke tangannya.
Kau masih menatapku bingung. Tanganmu menggenggam benda berbentuk cinta itu dengan tatapan bertanya.
“Kau bisa melakukan perjalanan dengan itu. dia bisa membantumu agar tidak tersesat ke manapun kau pergi.”
wajahnya masih terlihat bingung. “Aku tidak melihat jarum penunjuk arahnya”, keluhmu.

“Kau akan tahu ke mana arahnya ketika kau memasangnya di tubuhmu. dengar, dan rasakan.”
“dengar, dan rasakan”, kau mengulang kalimatku sambil meletakkan hati itu ke tubuhmu sendiri.
“Sekarang, rasakan. Bagaimana? Kau sudah menemukan arah yang ingin kautuju?” tanyaku penasaran.
Kau mengangguk dengan senyum melebar di seluruh wajahmu.

“Aku akan ke Utara!” kau berteriak girang. aku terpaku mendengar itu.
seperti ditembaki ribuan peluru tentara Amerika
seperti disengat kalajengking atau laba-laba beracun.
“Ke Utara? kompasmu salah! Harusnya itu menuju ke Selatan!” aku berteriak. Sedangkan kau, sudah pergi berlari ke Utara.

Hai, pengelana, kompasmu rusak. Seharusnya bukan ke Utara kau berlari, tapi ke Selatan.

– Dari aku, Selatan yang menunggumu kembali. Sembari berdo’a; agar kompasmu lekas sembuh.

Fiksi,

(SPS, 13 Januari 2015)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s