Sajak Tahi Kucing

sajak ini ditulis atas nama kebencian
kepadamu sang perampok
pemeras darah, pencuri tulang
si tanpa hati dengan senyum terkembang

penari di atas remah api
penjilat tahi kucing paling ulung
terusik hati ingin memaki anjing
atau melempari tahi kucing

duhai engkau
jari-jemari iblis
nikmatilah dosamu selagi mampu
selagi uang rakyat dapat kaukantongi

selagi rupiah bisa membuat harga
dirimu murah

sajak ini ditulis atas nama kebencian
sajak penuh makian
dibuat khusus untukmu
duhai maling dengan senyum tersungging

Jakarta Selatan, 27 November 2014

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s