Puisi Malam Minggu

Mataku masih asik menjelajahi aksara di depan layar monitor. Biasanya, aku lebih suka membaca cerpen atau puisi cinta karya siapa saja yang ada di internet. Di saat para muda-mudi, juga kau, menghabiskan malam minggu bersama kekasih, makan malam atau semacamnya, aku malah asik sendiri di sudut kamar bersama laptop kesayangan. Membaca, menulis, mendengarkan lagu dan sebagainya.

Ah, aku mulai lagi memuisikanmu lewat huruf-huruf yang sedang kuketik di papan digital. Selalu seperti itu setiap malam, apalagi malam minggu. Mungkin malam ini kau sedang makan ice cream berdua pacarmu di taman kota, atau menghabiskan malam dengan film kesukaan di bioskop, atau sedang sibuk mengunyah pop corn, atau…..ah, sudahlah membayangkan itu semua membuat kepalaku ingin meledak! Sesak dipenuhi kata-kata yang ingin kuucapkan, tetapi selalu tertahan di ujung bibir.

Malam ini malam minggu
Kau tak tahu aku sedang merindu sendu
Padamu yang kini asik bercumbu
Dengan dia-mu yang sedang senyum malu-malu

Ah, mungkin aku dungu
Siapalah aku yang sering merindumu
Hanya gadis menyedihkan di ujung kamar dengan padam lampu
Memuisikanmu lewat aksara-aksara yang tak terlalu syahdu

Malam ini malam minggu
Kau tak tahu aku masih merindu
Engkau yang bukan siapa-siapaku
Ah, apalah aku

Aku terkekeh sendiri membaca puisiku. Puisi untukmu. Untukmu yang malam ini sedang asik makan berondong jagung di ruang bioskop, untukmu yang sedang melahap makan malammu yang romantis dengan sinar remang lilin-lilin, untukmu yang sedang bersamanya. Kekasihmu. Ah, aku bisa apa untuk menikmati malam minggu bersamamu kalau bukan dengan puisiku untukmu? Kau tahu, dengan aku berpuisi, aku selalu bisa mengupas rinduku tanpa berjumpa denganmu. Ya, hanya dengan memuisikanmu. Terserah, kalau kau tidak percaya, tapi itu yang kulakukan untuk sekiranya membuatku lega.
Ah, seandainya saja kau tahu, malam mingguku selalu begini; merindumu tak kenal kata tuntas.

Bila nanti engkau milikku
Bila saja cinta berbalas
‘kan kusayang selama hidupku~
#np Yovie & Nuno – Malam Mingguku

Flash Fiction ini ditulis untuk mengikuti program #FF2in1 dari www.nulisbuku.com di Facebook dan Twitter @nulisbuku

Depok, 25 Februari 2015

Iklan

One Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s