Permintaan

“Aku tahu maksudmu, tetapi aku tidak bisa, Dre.” katamu dengan wajah penuh gurat kesedihan sangat nyata di kedua binar matamu yang redup. Ah, Dru seandainya aku pandai memilih sejak dulu, pasti takkan kusakiti hatimu. Sekarang, di saat kupikir semua tepat, nyatanya aku benar-benar sudah terlambat.

“Kenapa kau tidak bisa?” tanyaku. Pertanyaan bodoh, memang.

“Karena kau sudah tahu jawabannya, Dre. Kau benar-benar tahu itu.” kau mulai menangis. Ah, sungguh, bukan itu yang ingin kulihat dari Dru, bukan air mata. Kubiarkan hening menjalari waktu dari detik ke detik berikutnya, dari menit ke menit berikutnya. Hening itu masih menjadi latar bagi kami berdua untuk tenggelam dalam pikiran masing-masing. Tak ada suara tangis yang keluar dari bibirmu, kau menangis dalam diam. Dru, aku tahu kau sangat terluka karena aku.

“Dre, aku mencintaimu. Karena itu….” bisiknya lirih. Aku menoleh kepadanya. Lalu memeluknya, membiarkanmu merasakan hangat cintaku yang entah kapan lagi bisa kaunikmati kembali. Ah, Dru…bukan ini yang aku pinta darimu.

“Karena itu aku tidak ingin melepasmu…” kau memelukku erat-erat. Seolah aku ini lima balon yang berada dalam genggaman tangan anak kecil. Anak kecil itu adalah kau.

Udara malam mengembuskan napas-napas malaikat; sejuk, dan angin semilir-milir. Namun tidak pada hatimu, aku tahu. Hatimu sedang panas. Bangku taman di alun-alun ini menjadi saksi, pendengar permintaan yang beberapa menit lalu kulontarkan. Permintaan yang mencipta tangismu, barangkali seperti permintaan untuk melukaimu. Ah, Dru, lebih luka mana? Membiarkan orang yang kaucintai bahagia dengan orang lain, atau kucintai engkau hanya dengan pura-pura? Dru, aku tahu ini pilihan sulit, tapi, mengertilah.

“Dru, aku mencintainya.” ucapku. Aku pantas menerima tamparanmu, tapi aku tahu kau perempuan baik, dan kau tak melakukannya.

Aku tak pernah minta
Untuk semua waktumu
Aku tak pernah minta
Kau beri semua yang engkau punya

Dru, aku hanya memintamu, melepasku.

Flash Fiction ini ditulis untuk mengikuti program #FF2in1 dari www.nulisbuku.com di Facebook dan Twitter @nulisbuku

Depok, 04 Maret 2015

Iklan

3 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s