Aku Adalah Sebuah Kota

aku adalah sebuah kota yang hujan
basah oleh genangan darah dan air mata
malam-malam memiliki samurai
siap menebas nyawa siapa saja

aku adalah sebuah kota yang terang-benderang
oleh lampu raksasa pengundang peluh
meranggaskan rambut-rambut pepohonan
semakin hari mereka semakin tua, dan botak

aku adalah sebuah kota yang penuh bunga
tapi namanya bukan mawar, anggrek, atau melati
melainkan plaza, hotel, apartemen, dan ruko-ruko
nama-nama yang diadaptasi dari barat sana

aku adalah sebuah kota yang gemerlap
oleh sinar-sinar mata si roda empat
tubuhku penuh oleh kerlap-kerlip
apabila gelap malam merayap langit

aku adalah sebuah kota yang dimaki-maki
bila tubuhku sedang penuh oleh kuda-kuda besi
padahal, mereka yang menunggangi
mengapa aku yang dimaki-maki?

ah, aku hanyalah sebuah kota
yang rindu kemegahan kata sederhana
yang rindu oleh kebaikan malam
yang rindu dengan cahaya yang tak pongah

ah, aku benar-benar hanya sebuah kota
yang rindu wajah segar pepohonan
yang rindu rambut-rambutnya
yang rindu dengan bunga-bunga mawar, anggrek, atau melati

ah, aku hanyalah sebuah kota
yang tua renta
yang batuk-batuk sebab kuda-kuda besi
yang tinggal menunggu waktu membuatku mati

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s